Bangunan Bersejarah, Fasilitas Kota

Kantor Pos Besar Semarang


Kantor Pos Besar Semarang

Kantor Pos Besar ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di Kota Loenpia, Semarang. Bangunan ini dibangun pada saat pelayanan jasa pos di Indonesia hampir setengah abad. Sebelumnya, ketika lembaga pos yang dibentuk oleh J.P.Theben Tervile ini pada tahun 1862 mulai beroperasi, gedung yang ditempati berada di Kota Lama, berseberangan dengan kantor pelayanan jasa komunikasi di Jalan Letjend Suprapto, lebih ke arah barat.Adapun Semarang termasuk dalam tiga kota pertama di nusantara yang memelopori jasa pos, di samping bergaya Perancis pada masa Kekaisaran II. Gedung ini pernah digunakan sebagai Kantor Pos dan Telegrap, namun sekarang hanya digunakan oleh kantor pos saja. Tahun 1979 pernah dilakukan pemugaran pada gedung ini, serta penambahan ruang pada bagian belakang bangunan.Untuk mencapai bangunan bersejarah Semarang yang satu ini dari Simpang Lima kita bisa naik angkot (daihatsu) nomor 05 dan 06 jurusan Johar , tarifnya Rp 2.000,00 , bisa juga memakai Taksi atau memakai kendaraan pribadi. Lokasinya tidak jauh dari Pasar Johar.

lawang sewu dr prangko

Lawang Sewu dari perangko
Perangko Kuno
Perangko Kuno
Hal yang menarik dari Kantor Pos besar selain dari bangunannya yang menarik dan bersejarah juga keberadaan para penggemar Filateli. Setiap hari Minggu pagi sekitar pukul 10-an, para penggemar filateli ini berkumpul di Kantor Pos Besar ini. Ternyata tidak hanya koleksi perangko saja yang dikoleksi oleh perkumpulan ini tapi juga koleksi barang-barang kuno seperti koleksi uang kuno baik logam maupun kertas, Pamflet Film Layar Tancep Kuno, pokoknya segala dari jaman dulu. Ada juga jual beli filateli dan barang kuno baik perorangan maupun lelang. Maka jika anda sedang berwisata di Semarang ada baiknya mengunjungi Kantor Pos Besar ini , selain melihat bangunan bersejarah juga bisa melihat koleksi filateli dan barang kuno. Menarik, bukan?

Object:

Semarang Central Post Office
How to get there:

To reach this building, we can take public transport number 05 and 06 from Simpang Lima, downtown, direction Johar. With 2,000 IDR we can get there easily. We can also take taxi and private cars.
Highlight:

French-style historical building.
What to do:

Checking out philatelist, coins and other antique collection every third Sunday morning of the month (at around 10 a.m.). If you feel like joining auction or exchange for these collections, feel free to come by.

42 Comments

Speak up

Add your comment below, or trackback from your own site.

Subscribe to these comments.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*Required Fields