Setiap kota di Indonesia pastilah mempunyai keunikannya sendiri-sendiri. Kota Semarang terkenal dengan landscape-nya yang turun naik sehingga di beberapa titik Kota Semarang kita dapat melihat pemandangan Kota Semarang yang sangat bagus untuk dinikmati pada malam hari. Secara geografis masyarakat semarang sering membagi Kota Semarang menjadi dua bagian, yang pertama yaitu Kota Bawah dan yang kedua Kota Atas. Kota Semarang mempunyai 16 kecamatan dan 4 kecamatan di antaranya terletak di Kota Atas
Kota Bawah
Kota bawah Semarang terletak di dataran rendah Kota Semarang. Di kawasan ini seringkali dijumpai masalah banjir yang disebabkan oleh luapan air laut (baca rob) terutama di daerah Kota Lama dan sekitarnya. Rob di Kota Semarang muncul hampir setiap hari tanpa harus menunggu musim hujan datang.
Di kota bawah hampir seluruh aktivitas ekonomi Kota Semarang berlangsung, seperti kawasan Simpang Lima yang terkenal dengan aktivitas belanja dan kulinernya, atau kawasan Pandanaran dan Pemuda dengan gedung-gedung perkantorannya. Untuk daerah industri ditempatkan di pinggir batas Kota Semarang seperti daerah Tugu yang dengan Kota Kendal ataupun daerah Kaligawe yang berbatasan dengan Demak.
Kota Atas
Kota Atas terletak di sebelah selatan yang merupakan dataran lebih tinggi. Di beberapa titik di Kota Atas kita bisa melihat pemandangan Kota Semarang seperti kawasan Gombel yang sudah sangat terkenal itu. karena kelebihannya itu di Gombel pada malam hari sangat aktif dengan kegiatan kulinernya, karena beberapa restoran dan kafe kecil memanfaatkan pemandangan Kota Semarang di malam hari untuk disajikan pada tamu-tamunya.
Selain sajian kuliner, Universitas Diponegoro juga mempunyai beberapa fakultas yang ditempatkan di Kota Atas, tepatnya di kawasan Tembalang. Stadion Jatidiri yang menjadi kebanggaan masyarakat pencinta sepakbola juga dibangun di sana.
Cara Mencapai
Sistem transportasi di Kota Semarang masih mengandalkan angkota dan bis sebagai angkutan umumnya (bisa di klik di sini - bagian angkutan umum). Untuk kota bawah biasanya kawasan Simpang Lima menjadi obyek tujuan utama. Simpang Lima sangat mudah untuk dicapai dengan angkutan apapun karena angkutan umum dari berbagai kawasan di Kota Semarang pasti menyediakan salah satu jalurnya ke kawasan ini
Untuk mencapai Kota Atas silahkan menggunakan angkutan umum yang menuju ke arah Banyumanik.
Geographical Condition of Semarang
In Semarang there are two names for the areas, representing the contour of the city which has both low lying area and hilly area. One area is called Kota Atas, which literally means Upper City, and the other is Kota Bawah, means Lower City. Of all the 16 sub districts in Semarang, 4 are located in the Upper City area.
Object:
Lower City
Where at & how to get there:
The Lower City of Semarang is , naturally, located on the low plane of Semarang. Public transportation, in terms of buses and small cars, are readily available. Simpang Lima, as the center of many activities, is very easy to reach since from every corner of Semarang, there is always one line that goes to Simpang Lima.
Highlights:
Unfortunately, this part of the city if “blessed” with regular flooding caused by high tide, which is affectionately called by the locals as “rob”. “Rob” can happen at unpredictable frequency, regardless of the fact of the incidence of pouring rain or not. The lower city is also the center of economic activities, centered in the nation-famous Simpang Lima, Pandanaran and Pemuda areas. Industrial area is clustered in Mangkang area, at the border with Kendal District.Object:
Upper City
Where at & how to get there:
The Upper City lies on the Southern part of Semarang, which sits higher than the rest of the city. You can get to the Upper City by taking any line of public transportation that goes to Banyumanik.
Highlights:
This part of the city offers breathtaking view of the lower part of Semarang. At nighttime, Gombel area is famous for its culinary activities since people would combine the various array of cuisine offered with the awesome night view of lower city Semarang.
Besides the view and culinary delights, Upper City also hosts several faculties of the Diponegoro University. This area also proudly hosts Jatidiri Stadium, a jewel to all soccer loving population of Semarang.

Sangat bagus dan lengkap info tentang kota semarang, tapi yang belum saya dapat tentang peta kota semarang yang berisi jalur laluluntas, tempat wisata,hotel dan sebagainya.
Jika mempunyai peta yang saya maksud tolong saya minta di kirimi. sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Sebab saya ingin sekali mengunjungi kota semarang dan ingin tahu lebih jelas.
MaturNuwun
[…] di kota bawah Semarang itu sudah biasa, apalagi banjir karena air pasang alias rob. Tapi saat Jakarta bagian utara yang […]
wa orang semarang, meski bukan asli b’darah semarang, wa luv semarang, no city like semarang. kondisi geografis semarang itulah yg bwt semarang jd unique…
hualo wong semarang…salam kenal…… mampir mbanyumanik yo
semarang ? [hm…banyak cerita tentang kota ini]
c’est la vie - keep on movin….yihaaaaa
cah-cah semarangggggggg i misss yuuuuuuuuuuu